Perusahaan-perusahaan di Amerika telah lama menjadi pendukung Rencana Kepemilikan Saham Karyawan (ESOP), yang juga dikenal sebagai Program Kepemilikan Saham Karyawan. Program ini berupaya untuk meningkatkan kepemilikan karyawan dan memperkuat struktur modal perusahaan, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kemajuan karyawan. Saham dapat diberikan kepada karyawan dalam bentuk bonus, pembelian sukarela yang dilakukan oleh mereka, opsi untuk membeli saham perusahaan dengan harga yang ditentukan pada saat pemberian, atau sebagai dana pensiun yang dikelola oleh manajer dana yang akan melakukan investasi dalam saham perusahaan untuk kepentingan anggota staf.
Menerapkan Rencana Opsi Saham Karyawan (ESOP) merupakan salah satu strategi untuk mengurangi kesenjangan kepentingan antara pemilik dan manajemen organisasi. Menurut perusahaan, ESOP akan meningkatkan kinerja dengan mendorong persatuan karyawan dan insentif perusahaan dengan memberikan kepemilikan bisnis kepada karyawan. Penilaian investor terhadap keberhasilan perusahaan, atau nilai perusahaan, secara langsung terkait dengan harga saham perusahaan. Tujuan perusahaan untuk meningkatkan kemakmuran pemegang saham juga memaksimalkan nilai perusahaan. Perusahaan biasanya menerbitkan saham yang dilambangkan dengan angka dan angka yang tepat. Hanya perusahaan yang boleh membagikan kepemilikan saham kepada karyawannya; perusahaan menetapkan nilai nominal saham dalam anggaran dasar.
